Pelatihan Manajemen Keuangan untuk Mitra Samdhana

Pelatihan Manajemen Keuangan dengan mentor utama Sakuntala Tanudjaja dari Samdhana. (SAMDHANA/Fauzi)


Selama 3 hari mulai tanggal 26 sampai 28 Mei 2015 diadakan Pelatihan Manajemen Keuangan Organisasi Mitra Samdhana. Kegiatan dipusatkan di Novotel Surabaya, Jalan Ngagel No. 173-175, Surabaya. Diikuti 9 lembaga mitra Samdhana di Indonesia.

Samdhana memandang perlu dilakukannya kegiatan ini dalam rangka menciptakan organisasi masyarakat yang baik dan akuntabel, melalui peningkatan kapasitas manajemen keuangan organisasi mitra.

Tuntutan transparansi dan akuntabilitas atas dana yang diterima dari Lembaga donor sangat diperlukan. Transparansi dan akuntabilitas memiliki arti penting bagaimana sebuah lembaga memberikan pertanggungjawaban kepada publik sesuai fungsi dan perannya di masyarakat dan kepada lembaga donor tersebut.

Untuk mewujudkan organisasi yang bagus dan akuntabel, masing-masing organisasi harus membuat sistem keuangan untuk menjamin bahwa setiap dana yang diperoleh dipergunakan sesuai dengan peruntukan dan tujuannya, dan menjamin akuntabilitas terhadap semua pihak.

Kegiatan ini bertujuan emberikan pemahaman kepada Mitra di Indonesia mengenai hal-hal yang berkaitan dengan pelaporan keuangan. Memberikan pemahaman kepada Mitra mengenai persyaratan dan ketentuan-ketentuan di Samdhana terkait pelaporan keuangan berikut pemenuhan dokumen-dokumen pendukungnya.

Selain itu juga memberikan pemahaman kepada Mitra mengenai pentingnya memahami kebijakan organisasi yang berkaitan dengan keuangan (sistem, prosedur) dan bagaimana mengimplementasikannya. Juga memberikan pemahaman kepada Mitra bagaimana pentingnya menggunakan laporan keuangan sebagai alat manajemen untuk mengambil keputusan.

Dari kegiatan ini peserta pelatihan diharapkan kapasitas bagian keuangan dan kemampuannya meningkat, khususnya dalam hal pelaporan dana hibah secara akuntabel. Pelatihan ini diharapkan meningkatkan sistem manajemen keuangan masing-masing organisasi menjadi lebih baik.

Leave a Reply

Next Post

Menjamin Akses Publik atas Informasi Kehutanan di Era Digital

Wed May 27 , 2015
Martua T. sirait saat memberikan kesaksian sebagai saksi ahli pada sidang PTUN Jakarta. Foto : Istimewa Sengketa informasi antara Koalisi Masyarakat Sipil dengan Kementerian LHK tentang Dokumen Perizinan Kehutanan berlanjut ke PTUN Jakarta. Koalisi Masyarakat Sipil diwakili Citra Hartati SH, MH menggugat Kementerian Kehutanan (sekarang KemenLHK) karena menutup akses terhadap […]